Pada umumnya, mahasiswa yang telah mencapai tingkat akhir perkuliahan akan diminta untuk mengikuti KKN. Hal ini juga tentunya berlaku bagi mahasiswa yang mengambil program studi ekonomi pembangunan. Ada berbagai macam program kerja KKN bidang ekonomi pembangunan yang bisa dipilih.

Dalam melaksanakan KKN, mahasiswa harus terjun langsung ke lapangan untuk mengabdi ke masyarakat. Tujuannya tidak lain adalah supaya mahasiswa bisa menciptakan solusi nyata dan membantu menyelesaikan masalah yang dirasakan masyarakat.

Di bidang ekonomi, masalah yang harus bisa diselesaikan oleh mahasiswa terkait dengan sistem ekonomi yang dapat membuat kondisi finansial masyarakat menjadi lebih baik lagi. Jadi, dengan ada perbaikan sistem tersebut seharusnya perekonomian Indonesia tidak lagi terpuruk karena masyarakatnya tidak lagi kesulitan ekonomi. Berikut ini contoh beberapa proker KKN ekonomi pembangunan:

1. Literasi Ekonomi

Literasi adalah hal yang berkaitan dengan kecerdasan masyarakat mengenai suatu hal. Dalam hal ini tentunya berkaitan kondisi ekonomi dan mengelola finansial. Pada kenyataannya masih banyak yang belum mengerti hal tersebut. Untuk itulah program kerja KKN bidang ekonomi pembangunan diharapkan bisa meningkatkan kecerdasan masyarakat supaya bisa menyelesaikan persoalannya secara mandiri.

Mahasiswa dapat mengadakan pelatihan terkait dengan pengelolaan finansial supaya masyarakat bisa mendapatkan penghasilan yang cukup dan mengelolanya dengan baik. Kelompok masyarakat yang menjadi target dalam program ini adalah masyarakat pedesaan.

2. Pengembangan Ekonomi Syariah

Ekonomi syariah adalah sistem yang dibangun oleh pemerintah dengan menggunakan syariat Islam. Namun, sayangnya belum banyak yang mengetahui sistem ini. Melalui KKN, mahasiswa bisa memberikan sosialisasi di suatu desa yang mayoritas warganya beragama Islam. Sekilas program ini memang mirip dengan literasi, hanya saja program ini menargetkan agar masyarakat bisa langsung menabung dan terlibat dalam sistem ekonomi syariah.

Berbeda dengan program literasi, program ini menyasar masyarakat yang sudah memahami dan mengelola dengan baik finansialnya. Namun masyarakat yang disasar belum pernah mencoba langsung menabung di Bank syariah.

3. Mendirikan Koperasi

Bagi banyak orang di pedesaan, meminjam uang ke Bank adalah hal yang merepotkan karena harus mengajukan permohonan dengan banyak persyaratan yang harus dipenuhi. Oleh karena itu, mahasiswa harus bisa hadir di dekat masyarakat untuk memberikan solusi yaitu mendirikan koperasi sederhana di pedesaan. Selain membantu masyarakat, mahasiswa juga bisa mendapatkan pengalaman mendirikan koperasi yang tentunya akan sangat bermanfaat di kehidupan sehari-hari.

4. Pengelolaan Zakat dan Infaq

Zakat dan infaq merupakan sumber dana yang diperuntukan bagi masyarakat tidak mampu. Tujuan pembagian zakat dan infaq tak lain adalah untuk menolong kelompok masyarakat tersebut agar bisa memenuhi kebutuhan hidupnya. Bagi yang ingin ikut mengelola pembagian dana tersebut bisa mengikuti KKN di lingkungan Kelurahan dan Pemerintah Desa. Ketika sistem pengelolaanya tidak berjalan dengan baik, peran mahasiswa adalah memberikan saran kepada yang bertanggung jawab.

5. Pendampingan UMKM

Di masa pandemi COVID-19 seperti ini, banyak UMKM terdampak hingga terpaksa harus menutup usahanya. Nah, dalam hal ini mahasiswa harus bisa memberikan pendampingan agar para pebisnis kecil tidak sampai mengalami kebangkrutan dan tetap bisa bertahan di situasi sulit. 

Mahasiswa bisa menggelar pelatihan dan sosialisasi bagaimana caranya bangkit dan berjuang mengelola bisnis. Sebelum memulai pelatihan pastikan mendata terlebih dahulu UMKM mana saja yang benar-benar memerlukan pertolongan.

Demikianlah uraian mengenai program kerja KKN bidang ekonomi pembangunan. Setidaknya ada 5 program yang bisa menjadi rekomendasi bagi mahasiswa yang akan menjalani KKN. Meskipun ada banyak pilihan, pastikan memilih program yang sesuai dengan minat dan kemampuan sendiri.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *