Pemerintah Indonesia menetapkan regulasi khusus terkait UMKM ini. Dengan kata lain UMKM di Indonesia, bisnis kecil namun mendapatkan perhatian besar dari pemerintah. Maka dari itu, pelaku usaha yang akan terjun ke dalamnya harus mengetahui contoh UMKM di Indonesia agar mudah memprediksi bisnis yang diciptakan selanjutnya. Berikut ini contoh-contohnya:

1. UMKM di Bidang Kuliner

Semua makanan Indonesia, perlahan tapi pasti mulai banyak digemari oleh penduduk dunia. Salah satu contohnya adalah rendang, memiliki predikat sebagai makanan terenak di dunia. Maka dari itu, bila berbisnis rendang ini menjadi salah satu contoh UMKM di Indonesia yang potensial.

Apabila pelaku bisnis berhasil menciptakan inovasi produk untuk membuat kuliner dari makanan Indonesia yang lebih inovatif, bukan tidak mungkin dapat dengan mudah untuk mengenalkan kuliner Indonesia sekaligus menuai keuntungan. Contoh bisnis kuliner saat ini mulai dilirik adalah kue serabi imut Bandung, Pempek Palembang, Bakso Malang.

2. UMKM di Bidang Fashion

Menjadi pelaku UMKM di Indonesia, bisa menjajal dalam bidang fashion. Terlebih Indonesia memiliki jenis kain yang menjadi ikon negara Indonesia, yaitu kain batik. Apabila dahulu kain batik hanya digunakan untuk orang tua, kini dengan sedikit modifikasi untuk dibuat dengan berbagai model baju, batik kian digemari oleh generasi muda.

Selain batik, bisnis fashion yang cukup potensial di Indonesia adalah berbagai pakaian muslim untuk wanita, misalnya gamis. Mengingat, Indonesia merupakan negara dengan pemeluk agama Islam terbesar, sehingga mudah untuk memasarkan baju muslim tersebut. Baju muslim untuk pria pun tidak kalah potensial, seperti sarung dan baju koko.

3. UMKM di Bidang Kosmetik

Bisnis kosmetik di Indonesia tidak kalah potensial dengan bisnis UMKM lainnya. Dengan demikian bisnis kosmetik merupakan salah satu contoh UMKM di Indonesia. Terlebih tinggal di negara tropis membutuhkan kosmetik khusus untuk menghindari sinar ultra violet yang dapat merusak kulit.

Maka dari itu, pelaku bisnis ini harus pandai menciptakan produk kosmetik terbaru, tidak kalah dengan produk luar negeri. Dengan demikian, Indonesia memiliki merk kosmetik berkualitas buatan dalam negeri sendiri agar wanita Indonesia tidak menggunakan produk kosmetik impor lagi.

4. UMKM di Bidang Pertanian

Sebagai negara agraris, Indonesia memiliki lahan persawahan yang cukup luas. Dengan demikian bisa membuka peluang usaha di bidang pertanian. Contohnya adalah, menjual produk pertanian dari petani untuk dibawa keluar daerah, menjual pupuk, bibit, serta peralatan pertanian.

Menjadi pelaku UMKM di bidang ini memiliki banyak kelebihan. Baik bagi pelaku usaha itu sendiri maupun untuk lingkungan sekitar. Dengan demikian, bisa dengan mudah untuk mendapatkan keuntungan tetapi juga bisa memberdayakan para petani sehingga perekonomian Indonesia bisa lebih maju.

5. UMKM di Bidang Peternakan

Menjadi peternak di Indonesia, merupakan bisnis yang bermodal kecil namun mendulang keuntungan yang besar. Mulai dari bisnis hewan ternak di rumah dalam skala kecil, seperti ayam, domba, sapi. Hal tersebut merupakan salah satu contoh UMKM di Indonesia yang dapat ditiru.

Meskipun, peternakan rumahan biasa dilakukan oleh  para petani sebagai usaha sampingan saat menunggu waktu panen, kini dengan besarnya keuntungan yang akan didapatkan bisa dilakukan oleh siapa saja. Bahkan saat ini banyak pelaku usaha fokus untuk mengelola peternakan serta berbisnis dalam bidang tersebut.

Setiap pelaku usaha yang memiliki model di atas 50 juta hingga Rp500 juta, serta memiliki omzet mencapai Rp350 juta ke atas tergolong ke dalam UMKM. Dengan keuntungan yang cukup menggiurkan, sudah selayaknya beralih ke bisnis UMKM. Maka dari itu, pentingnya mengetahui contoh UMKM di Indonesia.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *