Bosan, suntuk, jenuh, malas dan berbagai macam perasaan tidak enak lain mungkin dirasakan oleh para mahasiswa saat mengerjakan skripsi. Ini termasuk lumrah, karena, tugas ini bisa dikatakan sebagai salah satu puncak perkuliahan yang memberatkan. Oleh karenanya mahasiswa perlu menyiasati dengan cara menumbuhkan semangat mengerjakan skripsi melalui berbagai jalan yang meliputi: 

1. Buat Komitmen 

Rekomendasi cara menumbuhkan semangat mengerjakan skripsi yang pertama adalah dengan membangun sebuah komitmen dengan orang terdekat. Semisal orang tua, sahabat, pacar, atau orang lain yang memberi dampak positif berupa motivasi. Selain itu, komitmen ini bisa dijadikan sebagai pegangan dan pengingat ketika sedang malas, drop, atau sedang kehilangan fokus pada skripsi.

2. Tentukan Peta Deadline 

Selanjutnya tentukanlah peta deadline yang memberi batasan dan tekanan untuk menyelesaikan tugas secara tepat. Peta deadline yang terkonsep dan dipatuhi pembuatnya akan memberikan manfaat berupa kelancaran urusan. Misalkan saja jika mahasiswa konsisten pada peta waktu penyelesaian satu bab skripsi yang dibuat, akan membantu dalam kelancaran bimbingan dan revisi bilamana diperlukan. 

3. Cari Tempat Ternyaman 

Ketika tengah menulis skripsi orang perlu menjaga mood yang dimiliki secara konsisten. Barangkali, salah satunya bisa didapat dengan mengerjakan skripsi di tempat ternyaman sesuai karakter masing-masing. Pasalnya, setiap orang mempunyai gaya sendiri-sendiri dalam belajarnya, semisal ada yang suka di keramaian dan ada juga yang lebih fokus saat menyendiri dan tenang.

4. Fokus dan Jangan Terlalu Idealistis 

Hambatan besar dalam penyelesaian skripsi seringkali adalah karena kekurang fokusan penelitian atau mahasiswa yang terlalu berprinsip idealis. Perlu dicamkan bahwa esensi dari tugas ini adalah sebagai syarat kelulusan untuk memperoleh gelar. Terkait temuan lain di luar kajian atau idealisme pribadi, sebaiknya dikembangkan pada lain waktu atau penelitian jenjang pendidikan selanjutnya. 

5. Jalin Komunikasi Efektif dengan Pembimbing 

Komunikasi antara mahasiswa dengan dosen yang positif akan membantu mempermudah terselesaikannya skripsi secara tepat waktu. Dengan begitu mahasiswa akan mudah dalam memperoleh bimbingan dan arahan terkait jalannya penulisan setiap bab skripsinya. Selain itu, bila ada kebingungan, mahasiswa bisa langsung berkonsultasi atau berdiskusi dengan pembimbingnya sehingga menemukan solusi dan tidak harus revisi. 

6. Temukan Motivasi dalam Menulis 

Dorongan atau motivasi dalam menulis skripsi bisa didapat dari banyak hal yang ada dari dalam maupun luar diri mahasiswa. Dorongan dari dalam misalnya cita-cita yang akan diraih setelah menyelesaikan skripsi ini. Sedangkan dorongan dari luar misalnya menghadiri prosesi sidang skripsi teman yang akan memberi acuan untuk segera mendapat kesuksesan sama. 

7. Kumpul dengan Teman Positif 

Mengerjakan skripsi secara bersama dengan teman yang senasib seperjuangan bisa memberi dampak yang baik bagi kelancaran setiap bab. Khususnya, bisa saling menyemangati atau memberi motivasi bila salah seorang mulai kurang semangat menjalani penulisan. Lain daripada itu, teman senasib bisa jadi partner diskusi pertama saat mengalami kebuntuan terkait teori dalam skripsi. 

8. Jaga Konsistensi 

Terakhir, merupakan hal yang paling penting adalah kekonsistenan seorang mahasiswa dalam menjalani rencana yang telah dibuat. Misal konsisten dalam waktu penelitian seperti pengambilan data, konsisten dalam pengerjaan pembahasan maupun saat melakukan bimbingan. Bila ini benar-benar dipegang dan diterapkan, bukan hanya skripsi saja, berbagai macam urusan yang lain pun mudah terselesaikan. 

Demikianlah tadi sejumlah cara menumbuhkan semangat mengerjakan skripsi yang cukup ampuh dilakukan. Bagaimana? Sudah siap menjemput masa depan pada bidang-bidang pekerjaan impian? Sebaiknya mulailah dengan menyelesaikan tugas skripsi dengan semangat dan pantang menyerah dari sekarang!

Leave a Reply

Your email address will not be published.